PERMAINAN BOLA TERBARU

Telah Lahir di Indonesia Permainan Bola Terbaru Bernama "Slang Sling Ball",
simak selengkapnya di www.slang-sling-ball.blogspot.com

Jumat, 20 April 2012

MENGENAL STROKE



Stroke (1)

STROKE , kondisi yang terjadi ketika pasokan darah ke suatu bagian otak  tiba-tiba terganggu. Dalam jaringan otak, kurangnya aliran darah menyebabkan serangkaian reaksi bio-kimia, yang dapat merusakkan atau mematikan sel-sel otak. Kematian jaringan otak dapat menyebabkan hilangnya fungsi yang dikendalikan oleh jaringan itu (ref.: id.wikipedia.org).

Bagian Otak dan Fungsinya
















Terdapat dua jenis utama stroke, dan masing-masing memiliki penyebab yang berbeda.
Stroke iskemik/ penggumpalan (83% penyebab stroke),  terjadi bila blok darah mengumpal dalam arteri sehingga mengganggu asupan darah ke otak, hal ini disebabkan dari  endapan kolesterol & zat-zat lain yang tertimbun didalam arteri (aterosklerosis)dalam kurun waktu yang cukup lama.















Stroke hemorragikperdarahan (17% penyebab stroke), saat pembuluh darah di dalam atau di sekitar otak pecah dan menyebabkan perdarahan, hal ini sering disebabkan karena tekanan darah yang tinggi sehingga dinding arteri akan menegang dan beresiko pecah dan terjadi pendarahan.


















Efek Stroke pada bagian-bagian tubuh





















KHASIAT BUAH DI SEKITAR KITA



SIRSAK


 SIRSAK (Latin: Annona muricata  L., Jawa: Nangka Belanda)

DAUN
Kandungan : Senyawa aktif untuk pemompaan P-glycoprotein untuk menhasilkan senyawa anti kanker alias kemoterapi.
Khasiat : Mengenyahkan berbagai jenis sel kanker, antara lain kanker prostat, pankreas, paru-paru; kandungan daun sirsak memiliki senyawa aktif pembunuh sel kanker tanpa merusak sel tubuh
Cara Pengolahanrebus 10 buah daun sirsak yang sudah tua (warna hijau tua) ke dalam 3 gelas air dan direbus terus hingga menguap dan air tinggal 1 gelas saja. Air yang tinggal 1 gelas diminumkan ke penderita setiap 2 kali sehari.
Setelah minum, efeknya badan terasa panas, mirip dengan efek kemoterapi. Dalam waktu 2 minggu, hasilnya bisa dicek ke dokter.
Daun sirsak ini sifatnya seperti kemoterapi, bahkan lebih hebat lagi karena daun sirsak hanya membunuh sel-sel yang tumbuh abnormal dan membiarkan sel-sel yang tumbuh normal

BUAH

Kandungan : Daging buah sirsak berwarna putih dan memiliki biji berwarna hitam. Buah ini sering digunakan untuk bahan baku jus minuman serta es krim. Buah sirsak mengandung banyak karbohidrat, terutama fruktosa. Kandungan gizi lainnya adalah vitamin Cvitamin B1 dan vitamin B2 yang cukup banyak

MELINJO

MELINJO (Latin: Gnetum gnemon L, Jawa: Melinjo)

Daun mudanya (disebut sebagai sodalam bahasa Jawa) digunakan sebagai bahan sayuran (misalnya pada sayur asem). "Bunga" (jantan maupun betina) dan bijinya yang masih kecil-kecil (pentil) maupun yang sudah masak dijadikan juga sebagai sayuran. Biji melinjo juga menjadi bahan baku emping.
Akhir-akhir ini, ilmuwan Jepang menemukan bahwa ternyata biji melinjo bukanlah penyebab dari penyakit `asam urat` yang selama ini ditakutkan oleh masyarakat luas.


biji melinjo yang bisa membuat kadar asam urat melonjak dan belakang kepala terasa berat itu punya kandungan antioksidan yang tinggi. "Aktivitas antioksidannya setara dengan vitamin C," kata Tri Agus Siswoyo, peneliti dari Universitas Jember.

Aktivitas antioksidan ini diperoleh dari konsentrasi protein tinggi, 9-10 persen dalam tiap biji melinjo. Protein utamanya didominasi jenis berukuran 30 kilo Dalton yang amat efektif untuk menghabisi radikal bebas, penyebab berbagai macam penyakit.

Potensi besar yang terkandung di dalam sebutir biji melinjo atau Gnetum gnemon itu membuat Tri yakin melinjo adalah sumber protein fungsional yang cocok untuk dijadikan sebagai suplemen makanan nutraceutical, substansi yang punya manfaat bagi kesehatan, termasuk mencegah dan mengobati penyakit. "Apalagi bijinya mudah diperoleh," kata pria kelahiran Banjarmasin itu. "Sayangnya, sampai sekarang belum ada studi tentang penggunaan protein biji melinjo sebagai sumber antioksidan."

Dosen di Jurusan Agronomi Fakultas Pertanian Universitas Jember itu menuturkan, jika pemanfaatan peptida antioksidan dari hidrolisis biji Gnetum gnemon ini berhasil, akan tersedia suplemen nutraceutical alami yang murah. "Bisa menggantikan suplemen lainnya," ujarnya.

efek antioksidan melinjo juga bisa diperoleh dengan memakan bijinya langsung tanpa proses isolasi yang berbelit. "Orang hanya belum tahu kalau melinjo punya fungsi antioksidan," kata Tri. "Yang diketahui baru kandungan purinnya tinggi dan bisa menyebabkan asam urat."

Kalau saja Taufik mengetahui manfaat melinjo yang bisa mengusir radikal bebas, pemicu kanker dan mempercepat penuaan, mungkin dia akan berubah pikiran dan kembali menikmati gurihnya biji pahit Gnetum gnemon

Khasiat lain Daun Melinjo untuk melancarkan proses persalinan, berikut cara pengolahan :
  1. Ambil beberapa lembar daun melinjo yang tidak terlalu tua juga
    tidak terlalu muda.
  2. Anda cuci hingga bersih, lalu diiris-iris seperti halnya irisan daun tembakau dengan arah irisan melintang.
  3. Setelah itu jemurtah dibawah sinar matahari hingga betul-betul kering.
  4. Bila akan digunakan, ambillah secukupnya dan seduhlah dengan  air panas seperti halnya membuat air teh.
  5. Minumlah air tersebut setiap hari 2 kali ketika usia kehamilan sudah mencapai 8 bulan lebih.


ALANG ALANG

ALANG ALANG (Latin: Imperata cylindrica., Jawa: Alang Alang)

DAUN
Khasiat :
alang-alang sangat banyak sebagai obat  untuk
berbagai gangguan kesehatan, seperti: batu ginjal, infeksi ginjal, kencing  batu, batu empedu, buang air kecil tidak lancar
atau terus-menerus, air kemih  mengandung darah, prostat, keputihan, batuk rejan, batuk darah, mimisan,  pendarahan
pada wanita, demam, campak, radang hati, hepatitis, tekanan darah  tinggi, urat saraf melemah, asma, radang paru-
paru, jantung koroner, gangguan  pencernaan, diare, dll.  

Cara Mengolah:
  • Mengatasi mimisan, gunakan  60 gram akar alang-alang segar dan 100 gram akar teratai direbus dengan 800 cc  air hingga tersisa 300 cc, airnya diminum.   
  • Mengobati tekanan darah tinggi: 100 gram akar  alang-alang, 15 gram meniran, dan 15 gram kunyit direbus dengan 800 cc air  hingga tersisa 300 cc, saring dan diminum. 
  • Mengatasi gangguan air kemih yang mengandung  darah: 100 gram akar alang-alang dan 30 gram daun sendok direbus dengan 2 liter  air hingga tersisa 300 cc, saring dan airnya diminum.
  • Buang air kecil tidak lancar dapat diobati  dengan 100 gram akar alang-alang dan gula batu secukupnya direbus dengan 600 cc  air hingga tersisa 200 cc, saring dan minum airnya.    
  • Batu ginjal, ambil 60 gram akar alang-alang, 30  gram daun kejibeling, dan 30 gram rambut jagung direbus denan 600 cc air hingga  tersisa 200 cc, saring dan minum airnya.    
  • Batu empedu, gunakan 100 gram akar alang-alang  direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 200 cc, saring dan minum sarinya.    
  • Asma dengan menggunakan 60 gram akar  alang-alang dan 15 kuntum bunga kenop direbus dengan 600 cc air hingga tersisa  200 cc, saring dan airnya diminum.  
  • Untuk gangguan prostat, gunakan 60 gram akar  alang-alang, 30 gram sambiloto, dan 30 gram meniran direbus dengan 600 cc air  hingga tersisa 200 cc, saring dan airnya diminum.   
  • Kencing Batu, gunakan 100 gram akar alang-alang,  30 gram meniran, dan 30 gram daun kumis kucing direbus dengan 700 cc air hingga  tersisa 200 cc, saring dan airnya diminum.    
  • Mengobati jantung koroner dengan menggunakan  100 gram akar alang-alang, 100 gram akar teratai, 25 gram jamur kuping hitam, 25  gram jamur hioko, dan 25 gram jamur putih kering dirbus dengan 800 cc air hingga  tersisa 200 cc, saring dan arinya diminum.  Catatan:  Lakukan 2 kali sehari secara teratur. Untuk penyakit yang berat/serius  disarankan tetap konsultasi ke dokter. Sedang jamur kuping hitam, jamur putih  kering, dan jamur hioko dapat dibeli di supermarket.  

JAMBU BIJI.

 JAMBU BIJI (Latin : Psidium guajava, Jawa : Jambu klutuk) 

BUAH

Kandungan : Buah, daun dan kulit batang pohon jambu biji mengandung tanin, sedang pada bunganya tidak banyak mengandung tanin. Daun jambu biji juga mengandung zat lain kecuali tanin, seperti minyak atsiri, asam ursolat, asam psidiolat, asam kratogolat, asam oleanolat, asam guajaverin dan vitamin. Kandungan buah jambu biji (100 gr) – Kalori 49 kal – Vitamin A 25 SI – Vitamin B1 0,02 mg – Vitamin C 87 mg – Kalsium 14 mg – Hidrat Arang 12,2 gram – Fosfor 28 mg – Besi 1,1 mg – Protein 0,9 mg – Lemak 0,3 gram – Air 86 gram 

Khasiat :

Daun jambu biji dikenal sebagai bahan obat tradisional untuk batuk dandiare. Jus jambu biji "bangkok" juga dianggap berkasiat untuk membantu penyembuhan penderita demam berdarah dengue. selain itu dapat untuk mengobati Diabetes melitus, Maag, Diare (sakit perut), Masuk angin, Beser; Prolapsisani, Sariawan, Sakit Kulit, Luka baru;

Cara Pengolahan :
  • Diabetes Mellitus
    Bahan: 1 buah jambu biji setengah masak
    Cara membuat: buah jambu biji dibelah menjadi empat bagian dan direbus dengan 1 liter air sampai mendidih, kemudian disaring untuk diambil airnya. Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari, pagi dan sore
  • Maag
    Bahan: 8 lembar daun jambu biji yang masih segar. Cara membuat: direbus dengan 1,5 liter air sampai mendidih, kemudian disaring untuk diambil airnya. Cara menggunakan: diminum 3 kali sehari, pagi, siang dan sore.
  • Sakit Perut (Diare dan Mencret)
    Bahan: 5 lembar daun jambu biji, 1 potong akar, kulit dan batangnya. Cara membuat: direbus dengan 1,5 liter air sampai mendidih kemudian disaring untuk diambil airnya. Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari pagi dan sore.
  • Sakit Perut atau Diare pada bayi yang masih menyusui
    Bahan: jambu biji yang masih muda dan garam secukupnya. Cara menggunakan: dikunyah oleh ibu yang menyusui bayi tersebut, airnya ditelan dan ampasnya dibuang.
  • Masuk Angin
    Bahan: 10 lembar daun jambu biji yang masih muda, 1 butir cabai merah, 3 mata buah asam, 1 potong gula kelapa, garam secukupnya Cara membuat: semua bahan tersebut direbus bersama dengan 1 liter air sampai mendidih kemudian disaring untuk diambil airnya. Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari.
  • Beser (sering kencing) berlebihan
    Bahan: 1 genggam daun jambu biji yang masih muda, 3 sendok bubuk beras yang digoreng tanpa minyak (sangan = Jawa). Cara membuat: kedua bahan tersebut direbus bersama dengan 2,5 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas kemudian disaring. Cara menggunakan: diminum tiap 3 jam sekali 3 sendok makan.
  • Prolapsisani
    Bahan: 1 genggam daun jambu biji, 1 potong kulit batang jambu biji. Cara membuat: direbus bersama dengan 2 gelas air sampai mendidih, kemudian disaring untuk diambil airnya.Cara menggunakan: air ramuan tersebut dalam keadaan masih hangat dipakai untuk mengompres selaput lendir poros usus (pusar) pada bayi.
  • Sariawan
    Bahan: 1 genggam daun jambu biji, 1 potong kulit batang jambu biji. Cara membuat: direbus bersama dengan 2 gelas air sampai mendidih, kemudian disaring untuk diambil airnya. Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari.
  • Sakit Kulit
    Bahan: 1 genggam daun jambu biji yang masih muda, 7 kuntum bunga jambu biji. Cara membuat: ditumbuk bersama-sama sampai halus Cara menggunakan: untuk menggosok bagian kulit yang sakit.
  • Obat luka baru
    Bahan: 3 pucuk daun jambu biji. Cara membuat: dikunyah sampai lembut Cara menggunakan: ditempelkan pada bagian tubuh yang luka agar tidak mengelurkan darah terus menerus.

ALPUKAT

ALPUKAT (Latin: Persea americana, Jawa: Apukat)


BUAH
Buahnya bertipe buni, memiliki kulit lembut tak rata berwarna hijau tua hingga ungu kecoklatan, tergantung pada varietasnya. Daging buah apokat berwarna hijau muda dekat kulit dan kuning muda dekat biji, dengan tekstur lembut.

Kandungan & Khasiat :
  • buah sedang alpukat mengandung 114 mkg asam folat, sudah memenuhi 30 persen kecukupan asam folat harian yang dianjurkan
  • mengandung lemak tak jenuh tunggal oleat, yang lazim disebut omega-9. Lemak jenis ini mampu menurunkan kelebihan “kolesterol jahat” LDL secara efektif, terutama jika kita juga membatasi konsumsi lemak jenuh. Hasilnya akan nyata kalau makan alpukat dibarengi dengan mengurangi makanan gorengan dan bersantan, serta daging berlemak, dan kuah mengandung lemak gajih
  • Alpukat kaya mineral kalium. Separuh alpukat ukuran sedang mengandung 548 mg kalium, 15 persen lebih tinggi dari kandungan kalium dalam sebuah pisang. Kalium dapat meredakan tekanan darah tinggi, mengontrol debar jantung, dan menjaga kesehatan sistem saraf. 
  • mengandung vitamin A dan klorofil. Di dalam lemaknya tersimpan banyak vitamin E. Kombinasi vitamin A, klorofil, dan vitamin E sebagai antioksidan terbukti menjaga kulit penduduk Meksiko tampak kenyal dan segar meski telah berumur. Jarang pula yang terserang kanker. Mereka amat gemar makan saus alpukat (guacamole), seperti kebiasaan kita makan sambal di sini.   
  • Jika benar kita menderita kurang darah (Hb rendah), jangan ragu makan alpukat. Di dalam alpukat terdapat zat besi dan zat tembaga, yang berperan penting dalam pembentukan darah segar dan mencegah anemia akibat kurang gizi besi. Magnesium dan kalsiumnya membantu menjaga kesehatan tulang.
  • Alpukat baik bagi ibu hamil. Kandungan asam folatnya amat dibutuhkan janin, agar otak dan tulang belakangnya dapat tumbuh sehat sempurna. Satu buah sedang alpukat mengandung 114 mkg asam folat, sudah memenuhi 30 persen kecukupan asam folat harian yang dianjurkan. 
  • Selain asam folat, kandungan vitamin B-kompleks lain yang tersimpan dalam alpukat adalah vitamin B6. Penting untuk mengontrol fungsi sistem saraf. Rendahnya konsentrasi vitamin B6 dalam darah mudah menimbulkan mual-mual pada trimester pertama kehamilan. Nah, makan alpukat pada pra-kehamilan dan selama hamil dapat mencegah mual karena ngidam. 
  • Belakangan sejumlah ilmuwan menemukan fakta baru. alpukat sarat glutation, senyawa fitokimiawi alami non-gizi yang berkhasiat. Glutation merupakan antioksidan kuat pengusir beragam kanker, khususnya kanker mulut dan tenggorokan, serta mencegah serangan jantung. Dibandingkan dengan pisang, apel, blewah, maupun anggur, kandungan glutation dalam alpukat 3 kali lipatnya. 
  • Beta-sitoterol adalah senyawa fitokimiawi lain yang ditemukan dalam alpukat. Lemak nabati merupakan bagian “lemak baik”, khasiatnya menurunkan seluruh jenis lemak darah yang dapat memicu penyakit akibat gangguan pembuluh, khususnya stroke dan serangan jantung. Beta-sitosterol akan menormalkan kadar “kolesterol jahat”, trigliserida, maupun total lemak darah. Jumlahnya mencapai 4 kali lipat dibanding yang terdapat dalam pisang, apel, anggur, maupun blewah.

PISANG

PISANG (Latin: Musa Paradisiaca, Linn. , Jawa: Gedhang)

Tumbuhan ini berasal dari Asia dan tersebar di spanyol, Itali, Indonesia, Amerika dan bagian dunia yang lain. Tumbuhan pisang menyukai daerah alam terbuka yang cukup sinar matahari , cocok tumbuh didataran rendah sampai pada ketinggian 1000 meter lebih diatas permukaan laut. Pada dasarnya tanaman pisang merupakan tumbuhan yang tidak memiliki batang sejati. Batang pohonnya terbentuk dari perkembangan dan pertumbuhan pelepah pelepah yang mengelilingi poros lunak panjang , Batang pisang yang sebenarnya terdapat pada bonggol yang tersembunyi di dalam tanah


Kandungan Kimia :
Menurut penelitian pisang mengandung kadar antara lain : - Vitamin A, B1, C - Lemak - Mineral (Kalium, chlor, natrium, magnesium, posfor ) - Karbohidrat - Dextrose - Air - Sucrose - Levulose - Zat Putih telut - Zat Tepun.

Penyakit Yang Dapat Diobati :
Pendarahan rahim, Merapatkan vagina, Sariawan usus, Ambeien; Cacar air, Telinga dan Tenggorokan bengkak, Disentri, Amandel; Kanker perut, Sakit kuning (lever), Pendarahan usus besar, Diare;

Kanker Perut
  • Bahan: Tunas / anak batang pohon pisang dan 1 potong tumbuhan benalu teh
  • Cara membuat: anak pisang diparut dan diambil airnya sebanyak 4 gelas, kemudian direbus bersama dengan benalu teh tersebut sampai mendidih hingga tinggal 2 gelas.
  • Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari 1 gelas, pagi dan sore dan dilakukan secara teratur.
Sakit Kuning
  • Bahan: Buah pisang emas yang sudah masak
  • Cara menggunakan: makan buah pisang emas yang banyak.
Keluarga Berencana
  • Bahan: Bunga Pisang ambon
  • Cara membuat: direbus dengan air sampai mendidih
  • Cara menggunakan: diminum airnya 2 kali sehari, pagi hari dan sebelum tidur. Dilakukan selama 7 hari berturut turut sesudah menstruasi atau melahirkan.
Pendarahan Usus Besar
  • Bahan: tunas/ anak pisang dan 1 potong bonggol benalu teh
  • Cara membuat: anak pisang diparut dan diperas untuk di ambil airnya sebanyak 2 gelas kemudian direbus bersama dengan bonggol benalu teh tersebut sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas.
  • Cara menggunakan: disaring dan diminum 2 kali sehari 1 cangkir.
Pendarahan Rahim
  • Bahan: tunas / anak pisang dan 1 potong bonggol benalu teh
  • Cara membuat: anak pisang diparut dan diambil airnya sebanyak 2 gelas. Kemudian direbus bersama dengan bonggol benalu teh tersebut sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas.
  • Cara menggunakan: disaring dan diminum 1 kali sehari 1/2 gelas.
Mencegah Pendarahan Sehabis Melahirkan
  • Bahan: batang pohon pisang
  • Cara membuat: batang pohon pisang diparut untuk diambil airnya.
  • Cara menggunakan: disaring dan diminum 2 kali sehari 1/2 gelas.
Sariawan Usus
  • Bahan: Kulit buah pisang kluthuk yang sudah masak dan buah pisang mentah.
  • Cara membuat: Kulit pisang kluthuk dan buah pisang mentah tersebut diiris-iris tipis, kemudian ditumbuk halus, diperas sampai keluar airnya dan diembun-embunkan semalam di luar rumah.
  • Cara menggunakan: diminum setelah bangun tidur / pagi hari.
Merapatkan Vagina dan Mencegah Pendarahan Setelah Bersalin
  • Bahan: batang pohon pisang batu yang belum berbunga.
  • Cara membuat: Pohon pisang dipancung untuk diambil airnya yang bersih
  • Cara menggunakan: digunakan untuk mencuci Vagina setelah bersalin.
Ambeien
  • Bahan: buah pisang kluthuk yang masih mentah, adas pulasari secukupnya dan 1 potong gula merah.
  • Cara membuat: buah pisang kluthuk diparut untuk diambil airnya. Kemudian dicampur dengan bahan lainnya dan diaduk sampai merata.
  • Cara menggunakan: disaring dan diminum.
Cacar Air
  • Bahan: bonggol batang pisang kluthuk, adas pulosari
  • Cara membuat: bonggol pisang diparut untuk diambil airnya, kemudian dicampur dengan bahan lainnya sampai merata.
  • Cara menggunakan: disaring dan diminum.
Telinga Bengkak
  • Bahan: Kulit pisang kustruk
  • Cara membuat: Kulit pisang dipanggang dan dalam keadaan hangat-hangat diperas untuk diambil airnya.
  • Cara menggunakan: dioleskan pada bagian telinga yang bengkak.
Tenggorokan Bengkak
  • Bahan: Bonggol pisang kapok (kepok)
  • Cara membuat: Bonggol pisang diparut dan diperas untuk diambil airnya.
  • Cara menggunakan: dipakai untuk kumur.
Disentri
  • Bahan: Bonggol pisang kluthuk
  • Cara membuat: diparut untuk diambil airnya sebanyak 1/2 gelas
  • Cara menggunakan: diminum 3 hari sekali
Diare (orang dewasa)
  • Bahan: buah pisang kapur mentah
  • Cara membuat: dibakar
  • Cara menggunakan: dimakan
Diare (Bayi)
  • Bahan: buah pisang kapok (kepok) mentah
  • Cara membuat: diiris-iris dan digoreng tanpa minyak
  • Cara menggunakan: dimakan oleh ibu yang sedang menyusui bayi tersebut.
Amandel
  • Bahan: bonggol batang pisang
  • Cara membuat: diparut dan diperas \untuk diambil airnya
  • Cara menggunakan: diminum.
Mencegah Infeksi 
  • Bahan: getah pelepah daun pisang
  • Cara membuat: pelepah pisang dipancung dan diambil getahnya.
  • Cara menggunakan: dioleskan pada bagian yang luka.
Hidung berdarah
  • Bahan: akar pisang kepok atau batang pohonnya secukupnya.
  • Cara membuat: ditumbuk halus dan disedu dengan air panas
  • Cara menggunakan: diminum sebanyak ½ gelas sekaligus.
Digigit Binatang (Ular) berbisa
  • Bahan: Bonggol batang pisang raja;
  • Cara membuat: diparut dan diperas untuk diambil airnya;
  • Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari ½ - 1 gelas.
Melancarkan Buang Air besar
  • Bahan: buah pisang ambon lumut atau pisang emas yang masak
  • Cara menggunakan: makan yang banyak.
Sakit mata
  • Bahan: Pisang ambon atau pisang cere yang sudah masak
  • Cara menggunakan: makan pisang ambon 2 kali 3 buah setiap hari, atau makan pisang cere 3 kali 4 buah setiap hari.

PEPAYA



PEPAYA (Latin : Carica Papaya, Jawa: Kates, Sunda: Gedang) 


DAUN

Kandungan : Vitamin A, B1,C, protein, zat besi, kalsium, alkaloid
Khasiat : Antikanker, malaria, demam, keputihan, meningkatkan nafsu makan, batu ginjal, sakit perut
Cara Pengolahan :
Dimakan langsung setelah dimasak dapat memperkuat sekresi empedu, obat mules, obat demam menahun, oabt cacingan kremi. Daun ditumbuk dan diberi air perasannya diminum dapat meningkatkan nafsu makan, obat beri-beri, obat asma bronkial. Daun yang tua digunakan untuk membungkus daging sebelum dimasak dapat membuat daging lebih empuk.


BUAH

Kandungan : Vitamin A, B1, C, kalsium, zat besi, air
Khasiat : Meningkatkan ASI, reumatik
Cara Pengolahan Buah muda dapat digunakan untuk obat sariawan dan laksansia. Biji ditumbuk halus ditambah asam cuka sebagai obat demam, flu. Getah buah muda dapat digunakan untuk obat luka bakar, mengurangi rasa sakit, obat penyakit kulit, obat jerawat, memperbaiki pencernaan.

AKAR

Kandungan : Papyotin, karpain, vitamin
Khasiat : Hipertensi, gangguan saluran kencing
Cara Pengolahan Air seduhan akar dapat dijadikan obat ginjal, kandung kemih dan melancarkan air seni . Parutan akar ditambah kapur sirih sedikit berguna sebagai obat luka, koreng, eksim dan gigitsn binatang berbahaya.

DELIMA

DELIMA (Latin: punica granatum L)



BUAH

khasiat yang bermanfaat bagi kesehatan. Tumbuhan ini berasal dari Timur Tengah, tersebar didaerah subtropik sampai tropic, dan dataran rendah sampai ketinggian 1000 m dpl. Tumbuhan ini sangat cocok di tanah yang gembur dan tidak terendam air, dengan air tanah yang tidak dalam.

Buah delima dapat dikembangbiakkan dengann stek, tunas akar, atau cangkok. Ada 3 macam buah delima yang dikenal masyarakat, yaitu delima merah, delima putih, dan delima ungu.



Sifat dan Khasiat Buah Delima
  • Kulit buahnya rasanya asam, pahit, sifatnya hangat, astringen, beracun. Berkhasiat menghentikan pendarahan (hemostatis), peluruh cacing usus (vermifuga), anti diare dan anti virus.
  • Kulit buah dan bunganya merupakan astringen kuat. Rebusan keduanya bisa menghentikan pendarahan.
  • Kulit kayu dan akar mempunyai bau lemah dan rasa asam. Berkhasiat sebagai peluruh dahak, vermifuga, pencahar, dan astringen usus. Sedang daunnya berkhasiat untuk peluruh haid.
  • Daging buah berkhasiat penyejuk, peluruh kentut
  • Bijinya bersifat tidak beracun dan berkhasiat untuk meredam demam, antitoksik, melumas paru, dan meredakan batuk.
Efek Farmakologis dan Hasil Penelitian

Dari beberapa hasil penelitian, dapat diketahui bahwa buah delima memiliki beberapa khasiat diantaranya :
- kulit akar berkhasiat peluruh cacing usus
- kulit buah menghambat pertumbuhan basil typhoid.
- kulit buah dapat mengendalikan penyebaran infeksi virus polio, virus herpes simpleks, dan virus HIV.

Cara Penggunaan buah Delima untuk beberapa penyakit :

1. Cacingan
Cuci akar delima yang dikeringkan (kurang lebih 7g), lalu potong-potong seperlunya. Kemudian rebus dengan satu gelas air selama 15 menit. Setelah dingin, saring dan minum airnya sekaligus.
Campur jus buah delima dengan jus wortel, masing-masing setengah gelas. Aduks sampai merata, lalu minum sekaligus.

2. Radang Gusi
Cuci bunga delima (sekitar 7 kuntum) dengan air bersih, lalu rebus dengan segelas air bersih sampai mendidih. Setelah dingin, saring dan gunakan utnuk kumur-kumur.

3. Pendarahan
Rebus bungan delima (kurang lebih 20g) dengan tiga gelas air bersih sampai tersisa separuhnya. Minum air rebusan dua kali sehari, masing-masing tiga perempat gelas.

4. Luka
Campurkan serbuk kulit buah atau bunga delima secukupnya dengan minyak wijen. Aduk merata, lalu oleskan pada bagian yang luka.

5. Sariawan
Ambil dua buah delima yang segar yang sudah masak. Ambil isi berikut bijinya, lalu tumbuk sampai halus. Tambahkan satu gelas air sambil diaduk merata, lalu saring. Gunakan airnya untuk berkumur, lalu telan. Lakukan 2-3 kali sehari sampai sembuh.

6. Sering kencing
Ambil isi buah delima (yang segar dan masak, satu buah) dan segenggam kucai, lalu potong-potong seperlunya. Rebus dengan tiga gelas air bersih sampai tersisa separuhnya, angkat dan dinginkan. Minum air rebusan dua kali sehari, masing-masing tiga perempat gelas.

7. Keputihan
Rebus kulit delima kering (30 gr) dan herba sambiloto kering (15 gr) dengan satu liter air bersih. Biarkan sampai air rebusannya tersisa separuhnya. Setelah dingin, saring dan bagi untuk 3 kali minum, pagi, siang, dan malam hari. Air rebusan ini juga bisa digunakan untuk cuci vagina.

8. Batuk sudah berlangsung lama
Ambil sebuah delima yang belum terlalu masak. Setiap malam sebelum tidur, kunyah biji delima tersebut. Buang bijinya.

9. Suara serak, tenggorokan kering
Ambil sebuah delima segar, belah, dan ambil isinya. Kunyah, lalu buang bijiya. Lakukan 2-3 kali sehari.

10. Disentri
Rebus kulit buah delima, krokot (Portulaca oleacea), dan sendok (Plantago mayor), dan sambiloto (Andro graphis paniculata) (masing-masing 15 gr) dalam tiga gelas air bersih sampai tersisa satu gelas. Setelah dingin, saring dan bagi untuk 2 kali minum, pagi dan sore.

11. Diare kronis
Potong tipis-tipis kulit buah delima (15 gr) dan buah pala (Myristica fragrans) (10 gr), lalu rebus dengan gelas air tersisa satu gelas. Setelah dingin saring dan minum sehari dua kali, masing-masing setengah gelas.

Catatan :
- delima putih ditandai dengan bunganya yang berwarna putih dan daging buahnya yang merah pudar. Konon delima putih mengandung alkaloid yang lebih banyak sehingga lebih disukai untuk pengobatan
- wanita hamil dan anak-anak jangan menggunakan tumbuhan obat ini.
- karena pelletierine dan isopelletieriene sangat beracun, terutama yang terdapat pada kulit kayu dan kulit akarnya, penggunaan ekstrak kulit kayu dan akar delima harus mendapat pengawasan dari seorang herbalis berpengalaman.

Demikian sedikit informasi mengenai buah delima dan manfaatnya.
Sumber : Atlas pertumbuhan obat Indonesia jilid 3, oleh Setiawan Dalimartha, Puspa Swara, 2003.

Resep Obat Herbal Untuk Gagal Ginjal

walau telah banyak uang yang harus di keluarkan untuk melakukan cuci darah,tetapi jarang orang yg berhasil tersembuhkan dari penyakit yang satu ini.nah di sini saya ada resep lain dan siapa tahu berguna gitu lho.
15lembar daun kumis kucing
3,lembar daun ngokilo
4,lembar daun dewa
1,jari rimpang daun dewa
3,iris lempuyang
20,lembar pegagan
2,sendok teh daun meniran
air 3,5 gelas
rebus seluruh bahan tersebut di atas hingga airnya tersisa menjadi 2 gelas.hasil rebusannya di minum pagi dan sore masing-masing 1gelas,lakukan selama 5-7 hari berturut-turut.
selanjutnya ,pada hari ke 6 atau ke 8 (setelah mengkonsumsi ramuan tersebut di atas)berikan penderita ramuan sebagai berikut:
7 lembar sambang darah
8 gram ayapana(cleopatra sp)kering
7 gr daun meniran basah
air 22cc
rebus semua bahan di atas api yg sedang selama 20 menit,dan minum pada sore hari sekali.lakukan selama 5-7 hari berturut-turut.selamat mencoba.semoga kesembuhan bakal anda dapatkan

CARA MENGATASI MENCEGAH GIGITAN TOMCAT

Serangga Tomcat
Serangga Tomcat
Daerah yang lembab merupakan tempat hidup para serangga Tomcat. Selama ada pepohonan, tambak dan semak-semak, tomcat bisa hidup di sana. Racun yang terdapat pada serangga ini bisa menimbulkan efek yang cukup menyakitkan di kulit meskipun tidak mematikan.
Efek Terkena Racun Tomcat
Efek Terkena Racun Tomcat
Efek Terkena Racun Tomcat
Efek Terkena Racun Tomcat
Bahaya tomcat terletak pada racun paederin yang terletak pada cairan tubuhnya. Bila terkena kulit manusia, akan menimbulkan efek seperti mengalami luka bakar dan gatal. Jika memang Anda terkena cairan ini, pakar serangga dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Hari Sutrisno, mengatakan, “Jika kena serangga ini, maka kita harus cuci dengan air sabun agar menetralisir racun.”
Ciri-ciri kulit yang terkena gigitan Tomcat:
  1. Timbul warna kemerah-merahan pada kulit
  2. Kulit akan terasa gatal
  3. Terjadi iritasi atau peradangan pada kulit
  4. Kulit akan tampak melepuh akibat adanya iritasi
  5. Apabila parah, maka akan timbul nanah pada kulit
Tips Mencegah Serangan Serangga Tomcat :
  1. Jika ada menemukan serangga ini, jangan dipencet, agar racun tidak mengenai kulit. Masukkan ke dalam plastik dengan hati-hati, terus buang ke tempat yang aman.
  2. Hindari terkena kumbang ini pada kulit terbuka.
  3. Usahakan pintu tertutup dan bila ada jendela diberi kasa nyamuk untuk mencegah kumbang ini masuk.
  4. Tidur menggunakan kelambu jika memang di daerah anda sedang banyak masalah ini.
  5. Bila serangga banyak sekali, maka dapat juga lampu diberi jaring pelindung untuk mencegah kumbang jatuh ke manusia.
  6. Jangan menggosok kulit dan atau mata bila kumbang ini terkena kulit kita.
  7. Bila kumbang ini berada di kulit kita, singkirkan dengan hati-hati, dengan meniup ataumengunakan kertas untuk mengambil kumbang dengan hati-hati.
  8. Lakukan inspeksi ke dinding dan langit-langit dekat lampu sebelum tidur. Bila menemui, segera dimatikan dengan menyemprotkan racun serangga. Singkirkan dengan tanpa menyentuhnya.
  9. Segera beri air mengalir dan sabun pada kulit yang bersentuhan dengan serangga ini.
  10. Bersihkan lingkungan rumah, terutama tanaman yang tidak terawat yang ada di sekitar rumah yang bisa menjadi tempat kumbang Paederus.
Selain itu, jika ada yang terkena serangan racun serangga tomcat ini langsung dibawa ke rumah sakit / puskesmas terdekat untuk penanganan lebih lanjut.

Selasa, 26 April 2011

SKABIES (GUDIK)

GUDIK: GATAL BERSAMA, MENGGARUK BERSAMA
Kata Kunci: gudik (gudikan), penyakit ampera, gatal agogo, budukan, scabies, the itch, seven-year itch, Norwegian itch, Norwegian scabies, canine scabies, mange, intense pruritus, nocturnal pruritus, Sarcoptes scabies.


Ini dia, Skabies atau Gudikan, salah satu penyakit kulit yang mudah menular ( yang disebabkan oleh kutu Scabies scabiei ) dari satu orang ke orang lainnya, sehingga tak jarang menyebar dalam keluarga ketika salah satu anggota keluarganya pulang kerumah membawa penyakit ini.
Bila sebuah keluarga terjangkit penyakit gudik (skabies) maka tak ayal akan terjadi ritual menggaruk bersama terutama di malam hari. Beberapa penderita penyakit gudik menggambarkan seperti gitaran. Gerakan menggaruk yang mirip bermain gitar di malam hari lantaran rasa gatal yang ditimbulkannya.

Ilustrasi di atas menunjukkan bahwa penyakit gudik (skabies) mudah menular dan menjangkiti sekelompok orang melalui kontak langsung maupun tidak langsung. Karenanya tak heran jika penyakit gudik (skabies) dapat dijumpai di sebuah keluarga, di kelas sekolah, di asrama, di pesantren.
Di daerah kami (Palaran, Samarinda), gudik (skabies) merebak lagi sejak tahun 2002 hingga saat ini. Pada tahap awal, penyakit gudik (skabies) sulit dibedakan dengan penyakit alergi kulit, akibatnya gudik (skabies) menyebar karena penyebabnya tidak diobati. Biasanya, penyakit gudik (skabies) terdeteksi manakala menjangkiti lebih dari 1 orang dalam sebuah keluarga.
:: :: :: PENGERTIAN :: :: ::
Skabies (gudik) adalah penyakit kulit menular yang disebabkan oleh Sarcoptes scabiei varian hominis (sejenis kutu, tungau), ditandai dengan keluhan gatal, terutama pada malam hari dan ditularkan melalui kontak langsung atau tidak langsung melalui alas tempat tidur dan pakaian.
:: :: :: PERJALANAN PENYAKIT :: :: ::
Sekilas kutu Sarcoptes scabiei.
Sarcoptes scabiei adalah kutu (atau tungau) mungil berwarna putih transparan, berbentuk bulat lonjong. Ukuran kutu (tungau) betina 0,3-0,4 mm, sedangkan si jantan setengah dari ukuran betina. Di luar kulit, kutu ini hanya dapat bertahan hidup 2-3 hari pada suhu kamar dan kelembaban 40-80%.
Cara berkembang biak dan penularan:
Setelah membuahi kutu betina maka si pejantan mati. Kutu betina yang sudah dibuahi akan membuat liang terowongan di kulit, kemudian bertelor sekitar 40-50 butir telor, dan akan menetas setelah sekitar 3-5 hari. Hasil penetasan (larva) kutu tersebut keluar ke permukaan kulit dan tumbuh menjadi kutu dewasa dalam waktu sekitar 16-17 hari. (referensi lain menyebutkan 10-14 hari)
Penularan terjadi melalui:
  • Kontak langsung, kontak seksual
  • Secara tidak langsung melalui bekas duduk, sprei (alas) tempat tidur serta pakaian.
:: :: :: TANDA-TANDA :: :: ::
Keluhan utama pada penderita skabies (gudik) adalah:
  • Rasa gatal terutama waktu malam hari.
  • Tonjolan kulit (lesi) berwarna putih keabu-abuan sepanjang sekitar 1 cm.
  • Kadang disertai nanah karena infeksi kuman akibat garukan.
Lokasi paling sering di sela-sela jari tangan, telapak tangan, pergelangan tangan, siku, ketiak, daerah payudara, sekitar pusar dan perut bagian bawah, sekitar kelamin dan pantat. Sedangkan pada bayi dan anak-anak dapat mengenai wajah, sela-sela jari kaki dan telapak kaki.
Pada pria bisa mengenai ujung kemaluan bahkan sekujur kemaluan. Duhhh gatalnya alang kepalang. ( gimana nggaruknya ya … )
:: :: :: DIAGNOSA :: :: ::
Penetapan diagnosa skabies (gudik) berdasarkan riwayat gatal terutama pada malam hari dan adanya anggota keluarga atau teman dekat yang sakit seperti penderita ( ini menunjukkan adanya penularan ).
Pemeriksaan fisik yang sangat penting adalah dengan melihat bentuk tonjolan kulit yang gatal dan arena penyebarannya.
Untuk memastikan diagnosa skabies (gudik) adalah dengan pemeriksaan mikroskop untuk melihat ada tidaknya kutu Sarcoptes scabiei atau telurnya.
:: :: :: PENGOBATAN :: :: ::
Pengobatan ditujukan pada pemberantasan kutu Sarcoptes scabiei dan mengurangi keluhan gatal serta penyulit yang timbul karena garukan.
Antibiotika dapat digunakan jika ada infeksi sekunder, misalnya bernanah di area yang terkena (sela-sela jari, kelamin, dll) akibat garukan.
:: :: :: TIPS dan ANJURAN :: :: ::
  • Periksakan ke Puskesmas, dokter, dokter spesialis kulit atau Rumah sakit setempat bila menjumpai penyakit ini untuk mendapatkan pengobatan.
  • Cuci semua baju dan alas tidur (sprei atau sejenisnya) dengan air panas.
  • Mandi teratur dengan sabun.
  • Apabila ada yang sakit Skabies (gudik), periksakan semua anggota keluarga yang kontak dengan penderita. Jika ternyata menderita skabies, obati semuanya secara serempak agar tidak terjadi penularan ulang.
  • Bagi para guru atau Ustadz yang mendapati murid atau santrinya sakit Skabies (gudik) hendaknya menganjurkan kepada murid atau santrinya untuk berobat secara serempak di Puskesmas terdekat atau poliklinik Kulit Rumah Sakit setempat.


PENGOBATAN :
Pengobatan scabies tidak terlalu sulit. Oleskan krim permetrin 5% seluruh tubuh dari leher ke bawah, selama semalam lalu basuh hingga bersih. Pengobatan ini biasanya diulang setelah 1 minggu. Alternatif pengobatan lainnya adalah dengan krim lindane, dioleskan seluruh tubuh dari leher ke bawah, dan dibersihkan setelah 8 jam. Kedua obat tersebut efektif, tetapi lindane cenderung mengiritasi kulit, lebih toksik dan tidak boleh diberikan kepada anak-anak dan ibu hamil. Selain itu, dapat diberikan pengobatan per oral, dengan ivermectin. Dosisnya adalah 200 mikrogram per kilogram berat badan, dosis tunggal. Pengobatan ini diulang setelah 2 minggu. Dapat dipergunakan pula antihistamin seperti CTM untuk mengurangi gatal. Hal lain yang dapat dilakukan adalah merendam pakaian, seprei dan selimut yang dipakai ke dalam air panas.

Cara Cegah Skabies, Penyakit Kulit Mengerikan

Skabies adalah penyakit kulit yang disebabkan oleh infestasi dan sensitisasi terhadap Sarcoptes scabiei varian hominis dan produknya. Beberapa sinonim penyakit ini yaitu: Kudis, The Itch, Gudig, Budukan, Gatal Agogo.

Epidemiologi Skabies merupakan penyakit epidemik pada banyak masyarakat. Ada dugaan bahwa setiap siklus 30 tahun terjadi epidemik scabies. Penyakit ini banyak dijumpai pada anak dan orang dewasa muda, tetapi dapat juga mengenai semua umur. Insidensi sama pada pria dan wanita.

Insidensi skabies di negara berkembang menunjukan siklus fluktasi yang sampai saat ini belum dapat dijelaskan. Interval antara akhir dari suatu epidemic dan permulaan epidemik berikutnya kurang lebih 10-15 tahun. Beberapa factor yang dapat membantu penyebarannya adalah kemiskinan, hygiene yang jelek, seksual promiskuitas, diagnosis yang salah, demografi, ekologi dan derajat sensitasi individual. Insidensinya di Indonesia masih cukup tinggi, terendah di Sulawesi Utara dan tertinggi di Jawa Barat.

Etiologi
Sarcoptes scabiei termasuk filum Arthopoda, kelas Arachnida, ordo Ackarina, superfamili Sarcoptes. Pada manusia disebut Sarcoptes scabiei var. hominis, sedangkan varietas pada mamalia lain dapat menginfestasi manusia, tetapi tidak dapat hidup lama.
Secara morfologik merupakan tungau kecil, berbentuk oval, punggungnya cembung dan bagian perutnya rata. Tungau ini transient, berwarna putih kotor, dan tidak bermata. Tungau betina panjangnya 300-450 mikron, sedangkan tungau jantan lebih kecil, kurang lebih setengahnya yakni 200 – 240 mikron x 150 – 200 mikron. Bentuk dewasa mempunyai 4 pasang kaki dan bergerak dengan kecepatan 2,5 cm permenit di permukaan kulit.

Sarcoptes scabiei betina setelah dibuahi mencari lokasi yang tepat di permukaan kulit untuk kemudian membentuk terowongan, dengan kecepatan 0,5 mm – 5 mm per hari. Terowongan pada kulit dapat sampai ke perbatasan stratum korneum dan stratum granulosum. Di dalam terowongan ini tungau betina akan tinggal selama hidupnya yaitu kurang lebih 30 hari dan bertelur sebanyak 2-3 butir telur sehari.

Telur akan menetas setelah 3-4 hari menjadi larva yang akan keluar ke permukaan kulit untuk kemudian masuk kulit lagi dengan menggali terowongan biasanya sekitar folikel rambut untuk melindungi dirinya dan mendapat makanan. Setelah beberapa hari, menjadi bentuk dewasa melalui bentuk nimfa. Waktu yang diperlukan dari telur hingga bentuk dewasa sekitar 10-14 hari. Tungau jantan mempunyai masa hidup yang lebih pendek dari pada tungau betina, dan mempunyai peran yang kecil pada patogenesis penyakit. Biasanya hanya hidup dipermukaan kulit dan akan mati setelah membuahi tungau betina.

Sarcoptes scabiei betina dapat hidup diluar pada suhu kamar selama lebih kurang 7 – 14 hari. Yang diserang adalah bagian kulit yang tipis dan lembab, contohnya lipatan kulit pada orang dewasa. Pada bayi, karena seluruh kulitnya masih tipis, maka seluruh badan dapat terserang.

Patogenesis
Kelainan kulit dapat disebabkan tidak hanya oleh tungau skabies, tetapi juga oleh penderita sendiri akibat garukan. Dan karena bersalaman atau bergandengan sehingga terjadi kontak kulit yang kuat, menyebabkan kulit timbul pada pergelangan tangan. Gatal yang terjadi disebabkan oleh sensitisasi terhadap sekret dan ekskret tungau yang memerlukan waktu kira-kira sebulan setelah infestasi. Pada saat itu kelainan kulit menyerupai dermatitis dengan ditemukannya papul, vesikel, urtika dan lain-lain. Dengan garukan dapat timbul erosi, ekskoriasi, krusta dan infeksi sekunder. Kelainan kulit dan gatal yang terjadi dapat lebih luas dari lokasi tungau.

Cara Penularan
Penyakit skabies dapat ditularkan melalui kontak langsung maupun kontak tak langsung. Skabies ditularkan oleh kutu betina yang telah dibuahi, melalui kontak fisik yang erat penularan melalui pakaian dalam, tempat tidur, handuk, setelah itu kutu betina akan menggali lobang kedalam epidermis kemudian membentu terowongan didalam stratum korneum. Dua hari setelah fertilisasi, skabies betina mulai mengeluarkan telur yang kemudian berkembang melalui stadium larva, nimpa dan kemungkinan menjadi kutu dewasa dalam 10-14 hari.
Lama hidup kutu betina kira-kira 30 hari, kemudian kutu mati di ujung terowongan. Terowongan lebih banyak terdapat didaerah yang berkulit tipis dan tidak banyak mengandung folikel pilosebasea.

Penyakit ini sangat mudah menular, karena itu bila salah satu anggota keluarga terkena, maka biasanya anggota keluarga lain akan ikut tertular juga.

Penyakit ini sangat erat kaitannya dengan kebersihan perseorangan dan lingkungan. Apabila tingkat kesadaran yang dimiliki oleh banyak kalangan masyarakat masih cukup rendah, derajat keterlibatan penduduk dalam melayani kebutuhan akan kesehatan yang masih kurang, kurangnya pemantauan kesehatan oleh pemerintah, faktor lingkungan terutama masalah penyediaan air bersih, serta kegagalan pelaksanaan program kesehatan yang masih sering kita jumpai, akan menambah panjang permasalahan kesehatan lingkungan yang telah ada.

Faktor Predisposisi
Kebersihan lingkungan sangat penting pada penularan penyakit ini. Scabies pada umumnya terdapat pada komunitas yang berpenghasilan rendah (low income communities) yang kurang memperhatikan kebersihan diri (personal hygiene). Skabies juga dapat terjangkit pada mereka yang tinggal berdesakan seperti pengungsi, anggota tentara pada saat perang, asrama, panti, sekolah, dll.

Gejala Klinis
Ciri khas dari skabies adalah gatal-gatal hebat, yang biasanya semakin memburuk pada malam hari.

Lubang tungau tampak sebagai garis bergelombang dengan panjang sampai 2,5 cm, kadang pada ujungnya terdapat beruntusan kecil.

Lubang/terowongan tungau dan gatal-gatal paling sering ditemukan dan dirasakan di sela-sela jari tangan, pada pergelangan tangan, sikut, ketiak, di sekitar puting payudara wanita, alat kelamin pria (penis dan kantung zakar), di sepanjang garis ikat pinggang dan bokong bagian bawah.
Infeksi jarang mengenai wajah, kecuali pada anak-anak dimana lesinya muncul sebagai lepuhan berisi air.

Lama-lama terowongan ini sulit untuk dilihat karena tertutup oleh peradangan yang terjadi akibat penggarukan.
Terdapat empat tanda kardinal skabies:
  1. Pruritus nokturna, artinya gatal pada malam hari yang disebabkan karena aktivitas tungau ini lebih tinggi pada suhu yang lebih lembab dan panas.
  2. Penyakit ini menyerang manusia secara berkelompok, misalnya dalam sebuah keluarga biasanya seluruh anggota keluarga terkena infeksi. Begitu pula dalam sebuah perkampungan yang padat penduduknya, sebagian besar tetangga yang berdekatan akan diserang oleh tungau tersebut. Dikenal keadaan hiposensitisasi, yang seluruh anggota keluarganya terkena, walaupun mengalami infestasi tungau, tetapi tidak memberikan gejala. Penderita ini bersifat sebagai pembawa (carrier).
  3. Adanya terowongan (kunikulus) pada tempat-tempat predileksi yang berwarna putih atau keabu-abuan, berbentuk garis lurus atau berkelok, rata-rata panjang 1 cm, pada ujung terowongan ini ditemukan papul atau vesikel. Jika timbul infeksi sekunder ruam kulitnya menjadi polimorf (pustule, ekskoriasi dan lain-lain). Tempat predileksinya biasanya merupakan tempat dengan stratum korneum yang tipis, yaitu sela-sela jari tangan, pergelangan tangan bagian volar, siku bagian luar, lipat ketiak bagian depan, areola mammae (wanita), umbilicus, bokong, genitalia eksterna (pria) dan perut bagian bawah. Pada bayi dapat menyerang telapak tangan dan telapak kaki.
  4. Menemukan tungau, merupakan hal yang paling diagnostik. Dapat ditemukan satu atau lebih stadium hidup tungau ini.
Diagnosis dapat dibuat dengan menemukan 2 dari 4 tanda kardinal tersebut.

Klasifikasi Skabies

Terdapat beberapa bentuk skabies apitik yang jarang ditemukan dan sulit dikenal, sehingga dapat menimbulkan kesalahan diagnosis. Beberapa bentuk tersebut antara lain:

1. Skabies pada Orang Bersih
Terdapat pada orang yang tingkat kebersihannya cukup. Biasanya sangat sukar ditemukan terowongan. Kutu biasanya hilang akibat mandi secara teratur. Bentuk ini ditandai dengan lesi berupa papul dan terowongan yang sedikit jumlahnya sehingga sangat sukar ditemukan.

2. Skabies Inkognito
Obat steroid topikal atau sistemik dapat menyamarkan gejala dan tanda scabies, sementara infestasi tetap ada. Sebaliknya pengobatan dengan steroid topical yang lama dapat pula menyebabkan lesi bertambah hebat. Hal ini disebabkan mungkin oleh karena penurunan respon imum seluler.

3. Skabies Nodular
Pada bentuk ini lesi berupa nodus coklat kemerahan yang agtal. Nodus biasanya terdapat di daerah tertutup, terutama pada genitalia laki-laki, inguinal dan aksila. Nodus ini timbul sebagai reaksi hipersensetivitas terhadap tungau scabies. Pada nodus yang berumur lebih dari satu bulan tungau jarang ditemukan. Nodus mungkin dapat menetap selama beberapa bulan sampai satu tahun meskipun telah diberi pengobatan anti skabies dan kortikosteroid.

4. Skabies yang ditularkan melalui hewan
Di Amerika, sumber utama skabies adalah anjing. Kelainan ini berbeda dengan skabies manusia yaitu tidak terdapat terowongan, tidak menyerang sela jari dan genitalia eksterna. Lesi biasanya terdapat pada daerah dimana orang sering kontak/memeluk binatang kesayangannya yaitu paha, perut, dada dan lengan. Masa inkubasi lebih pendek dan transmisi lebih mudah. Kelainan ini bersifat sementara (4 – 8 minggu) dan dapat sembuh sendiri karena Sarcoptes scabiei pada binatang tidak dapat melanjutkan siklus hidupnya pada manusia.

5. Skabies Norwegia
Skabies Norwegia atau skabies krustosa ditandai oleh lesi yang luas dengan krusta, skuama generalisata dan hyperkeratosis yang tebal. Tempat predileksi biasanya kulit kepala yang berambut, telinga bokong, siku, lutut, telapak tangan dan kaki yang dapat disertai distrofi kuku.
Berbeda dengan skabies biasa, rasa gatal pada penderita skabies Norwegia tidak menonjol tetapi bentuk ini sangat menular karena jumlah tungau yang menginfestasi sangat banyak (ribuan). Skabies Norwegia terjadi akibat defisiensi imunologik sehingga sistem imun tubuh gagal membatasi proliferasi tungau dapat berkembangbiak dengan mudah.

6. Skabies pada bayi dan anak
Lesi skabies pada anak dapat mengenai seluruh tubuh, termasuk seluruh kepala, leher, telapak tangan, telapak kaki dan sering terjadi infeksi sekunder berupa impetigo, ektima sehingga terowongan jarang ditemukan. Pada bayi, lesi di muka.

7. Skabies terbaring ditempat tidur (bed ridden)
Penderita penyakit kronis dan orang tua yang terpaksa harus tinggal ditempat tidur dapat menderita skabies yang lesinya terbatas.

8. Skabies yang disertai penyakit menular seksual yang lain
Skabies sering dijumpai bersama penyakit menular seksual yang lain seperti gonore, sifilis, pedikulosis pubis, herpes genitalis dan lainnya.

Komplikasi
Bila skabies tidak diobati selama beberapa minggu atau bulan, dapat timbul dermatitis akibat garukan. Erupsi dapat berbentuk impetigo, ektima, sellulitis, limfangitis, dan furunkel. Infeksi bakteri pada bayi dan anak kecil yang diserang scabies dapat menimbulkan komplikasi pada ginjal. Dermatitis iritan dapat timbul karena penggunaan preparat anti skabies yang berlebihan, baik pada terapi awal ataupun pemakaian yang terlalu sering.

Pencegahan
Pencegahan skabies dapat dilakukan dengan berbagai cara:
DEFINISI
Skabies adalah suatu infestasi tungau yang menyebabkan beruntus-beruntuk kecil kemerahan dan rasa gatal yang hebat.

PENYEBAB
Skabies disebabkan oleh tungau Sarcoptes scabiei.
Infestasi tungau ini mudah menyebar dari orang ke orang melalui kontak fisik dan sering menyerang seluruh penghuni dalam satu rumah.

Tungau ini ukurannya cukup besar sehingga dapat dilihat dengan mata telanjang dan sering menular diantara orang-orang yang tidur besama.
Kadang tungau ditularkan melalui pakaian, seprei dan benda-benda lainnya yang digunakan secara bersama-sama; masa hidupnya hanya sebentar dan pencucian biasa bisa menghancurkan tungau ini.

Tungau betina membuat terowongan di bawah lapisan kulit paling atas dan menyimpan telurnya dalam lubang. Beberapa hari kemudian akan menetas tungau muda (larva).
Infeksi menyebabkan gatal-gatal hebat, kemungkinan merupakan suatu reaksi alergi terhadap tungau.

DIAGNOSA
Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala (gatal-gatal hebat) dan hasil pemeriksaan fisik (adanya terowongan tungau).

Untuk memastikan diagnosis, bisa dilakukan pemeriksaan mikroskopis terhadap kerokan kulit dan akan ditemukan adanya tungau.

PENGOBATAN
Penyakit ini bisa diatasi dengan mengoleskan krim yang mengandung permetrin atau larutan lindane.
Kedua obat tersebut efektif, tetapi lindane cenderung mengiritasi kulit, lebih toksik dan tidak boleh diberikan kepada anak-anak.

Kadang digunakan krim yang mengandung corticosteroid (misalnya hydrocortisone) selama beberapa hari setelah pemberian permetrin atau lindane, untuk mengurangi gatal-gatal sampai semua tungau mati.

Pengobatan juga harus dilakukan terhadap seluruh penghuni rumah.

PENCEGAHAN
Untuk mencegah kembali dihinggapi dan untuk mencegah tungau menyebar ke orang lain, ambil langkah-langkah ini:
  1. Bersihkan semua pakaian dan kain. Gunakan air panas, air sabun untuk mencuci semua pakaian, handuk dan selimut yang Anda gunakan setidaknya dua hari sebelum perawatan. Keringkan dengan panas tinggi. Dry-clean item Anda yang tidak dapat dicuci di rumah.
  2. Buat tungau kelaparan. Pertimbangkan menempatkan perabotan Anda yang tidak dapat dicuci di kantong plastik tertutup dan meninggalkannya di tempat jauh dari ruang anda, misalnya di dalam garasi Anda, selama beberapa minggu. Tungau mati jika mereka tidak makan selama seminggu.
  3. Menghindari pemakaian baju, handuk, seprai secara bersama-sama.
  4. Mengobati seluruh anggota keluarga, atau masyarakat yang terinfeksi untuk memutuskan rantai penularan. (fn/sc/mc) www.suaramedia.com

Obat Scabies Tradisional

Penyakit scabies adalah penyakit yang menyerang kulit, bentol bentol kecil warna kemerahan dan cepat menyebar ke seluruh tubuh jika tidak segera diobati. Gambar bisa diakses disini Scabies. Yang menderita penyakit ini biasanya merasa tersiksa karena gatal gatal yang makin lama makin banyak dan timbul di seluruh tubuh biasanya jadi susah tidur.

Penyakit scabies disebabkan oleh kutu yang membuat terowongan kecil dibawah lapisan kulit persis dibawah kulit ari, dan menembus kemana mana, jadi ya lorong-lorongnya sebenarnya banyak persis seperti sarang tikus, karena itu menyebabkan gatal gatal. Pada saat bertelur kutu scabies ini menyebarkan telur telurnya keseluruh tubuh, walaupun perjalanannya lambat sekitar 1 cm per 1 malam, tapi karena makin lama makin banyak tentu saja bisa menyebar keseluruh tubuh. Telor kutu scabies akan menetas dalam tempo sekitar 1 minggu sampai 10 hari. Oleh karena itu dalam masa pengobatannya harus diulangi lagi setelah 1 minggu sampai 10 hari.
Obat yang sudah jadi memang banyak antara lain scabicid dan scabimid. Obat ini tergolong murah untuk ukuran obat salep, sekitar Rp. 20.000 per tube, ukuran sekitar 20 gram. Jadi per gramnya Rp. 1000,-.

Pengalaman saya menggunakan obat ini kurang bagus hasilnya, sudah lebih dari 1 minggu ternyata belum sembuh juga. Akhirnya aku memilih membuat sendiri dari obat tradisional obat scabies bisa dilihat di Medicine. Obat tradisional untuk scabies itu ada beberapa macam, ada yang tidak baik untuk anak anak dan ada yang aman buat anak anak dan bayi. Yang akan diterangkan disini yang aman saja, memang dengan obat yang kurang aman buat anak itu hanya perlu satu hari saja dan diulangi setelah 10 hari. Tapi obat tradisional yang ini juga tidak kalah ampuh, hanya 3 hari dan diulangi lagi setelah 10 hari, 3 hari lagi. Cara menggunakannyapun cukup sederhana cukup dibedakan ke seluruh tubuh.

Bahan:
  1. Sulfur, berbentuk bubuk kuning, kalau belum bubuk harus ditumbuk sampai halus dahulu.
  2. Bedak bayi yang netral, tidak mengandung bahan macam macam, untuk menghindari adanya reaksi dengan sulfur. Lebih aman lagi menggunakan tepung kanji.
Ramuan:
Campur bubuk sulfur dengan bedak/tepung dengan komposisi 1: 8, jadi jika tepungnya 8 gram maka sulfurnya perlu 1 gram, jangan terbalik. Campur sampai campuran menjadi rata dengan mengaduk aduk berulang kali. Jadi deh obat tradisional scabies. Setelah jadi bisa langsung dibalurkan keseluruh tubuh penderita scabies.